Thursday, November 17, 2016

Mahasiswa? Yuk, Atur Uangmu!

Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh...

atur-uangmu
Mengatur uang, gampang-gampang susah sebenarnya. Tapi jika kita yakin dan konsisten, bukan tidak mungkin hal ini dapat terjadi. Saya adalah seorang mahasiswa semester menengah di salah satu Universitas Negeri di Jawa Tengah. Ya meskipun begitu, biaya kuliah dan biaya hidup saya masih di tanggung orang tua. Dan kebetulan saya adalah seorang perantau, jadi mau tidak mau saya harus bisa mengatur uang pemberian orang tua saya sebaik mungkin. Untuk itu saya ingin berbagi tips mengenai cara mengatur uang untuk kalangan mahasiswa, khususnya yang jauh dari orang tua. Check This Out!
  1. Buat List Kebutuhan dan Skala Prioritas
    prioritas
    Mahasiswa awal tahun? Kost? Ada baiknya kita menuliskan daftar kebutuhan kita mulai dari yang paling penting hingga yang kondisional. Ada baiknya juga menuliskan kebutuhan bulanan, mingguan bahkan harian. Jangan lupa juga mengatur skala prioritas, jangan sampai uang awal bulan kita habis hanya untuk kebutuhan yang tidak terlalu penting.
  2. Cari Tempat Makan Murah
    warteg
    Pangan adalah salah satu kebutuhan dasar, oleh karena itu kita harus pintar-pintar mengatur uang makan sehari-hari. Jika anda bisa memasak dan di tempat tinggal sementara anda memungkinkan untuk memasak, alangkah baiknya anda memasak makan anda sendiri, karena selain menghemat pengeluaran, makanan hasil masakan sendiri itu lebih terjamin daripada makan di luar. Namun jika tempat tinggal anda tidak memungkinkan untuk memasak atau anda sendiri kurang bisa memasak, carilah tempat makan yang murah dan mengenyangkan. Soal rasa, jika kita makan dalam kondisi lapar, maka semuanya akan terasa nikmat (pengalaman pribadi). Jika anda baru di kota perantauan, alangkah baiknya anda bertanya tempat makan murah kepada tetangga kost atau teman-teman anda yang lebih dulu di kota tersebut.
    Saya rekomendasikan tempat makan prasmanan, supaya anda bisa mengatur sendiri kebutuhan porsi anda masing-masing. Dan satu lagi, berusahalan akrab dengan sang penjual, jadilah langganan mereka, karena bukan tidak mungkin anda akan dibantu oleh mereka khususnya saat uang anda mulai menipis. :D
  3. Jangan Tergiur Ajakan Teman
    ngumpul
    Maksud saya disini adalah untuk tidak selalu menerima ajakan teman, khususnya jika anda merasa itu terlalu mahal dan merugikan kantong anda. Boleh lah sekali-kali ngumpul bersama teman-teman, tapi jika dengan ngumpul tersebut pengeluaran anda jadi tidak terkendali, anda bisa saja menolak ajakan teman-teman anda demi kebaikan dompet dan kantong anda. Lebih baik anda gunakan waktu luang anda untuk belajar, mengerjakan tugas atau malah mengasah keahlian anda. Bisa juga untuk menyalurkan hobi anda, siapa tau malah dengan begitu bisa menghasilkan uang? :D
  4. Cari Pekerjaan Sampingan
    freelance
    Jika anda kurang begitu disibukkan dengan kegiatan perkuliahan, tips ini bisa anda coba. Banyak lowongan pekerjaan sampingan, part time, freelance yang tersedia di luar sana. Selain meringankan orang tua karena mendapat penghasilan, kerja sampingan juga dapat menambah pengalaman anda di dunia kerja, pengalaman yang tidak akan didapatkan di kelas. Namun ingat, tujuan ada sebagai mahasiswa adalah untuk belajar, jadi jangan sampai pekerjaan sampingan anda malah membuat anda tidak dapat berkonsentrasi kuliah.
    Selain mencari pekerjaan sampingan, mengikuti project dosen juga boleh dicoba. Jika anda berkuliah di jurusan Teknik, ikut project dosen dapat menjadi salah satu tips untuk mengatur uang anda. Selain dapat mendalami materi kuliah, kita juga mendapat banyak pengalaman. Beberapa project juga dapat menghasilkan uang, walaupun jumlahnya tidak seberapa. Selain itu, project sang dosen juga memungkinkan kita untuk mendapatkan ide berupa topik yang dapat kita jadikan bahan skripsi. Menyenangkan bukan? :D
  5. Menabung
    nabung
    Cara ini adalah cara yang simple namun sangat sulit untuk dilakukan. Sulit dilakukan karena mahasiswa umumnya belum memiliki penghasilan sendiri. Kalau saya sendiri menabung dengan tujuan untuk mengantisipasi kekurangan uang di akhir bulan. Uang yang saya tabung biasanya uang koin receh kembalian dari minimarket. Dan jika akhir bulan ini uang masih aman, tabungan bisa akan bertambah di bulan berikutnya untuk keperluan yang lain. Ya walaupun uangnya dalam bentuk recehan koin, tapi nilainya kan lumayan. :D
    Sebenarnya banyak sekali kawan-kawan mahasiswa yang sudah berbagi tips menabung di internet, salah satu yang cukup membuat saya terkesan adalah menabung uang yang nilainya sesuai dengan tanggal saat kita menabung. Jadi, misal tanggal 1 kita menabung Rp.1000, tanggal 2 kita menabung Rp. 2000 dan seterusnya sampai akhir bulan. Namun harus konsisten, untuk nilainya dapat kita sesuaikan sesuai uang saku bulanan kita. Menarik bukan? :D
  6. Ikut Asuransi
    Ini adalah masalah krusial. Mahasiswa memiliki tingkat kestabilan ekonomi yang rendah karena itu alangkah baiknya kita ikut asuransi untuk mengatasi hal-hal buruk yang dapat menimpa kita. Asuransi yang umum adalah asuransi kecelakaan dan asuransi pemulihan kesehatan. Jika kita sakit di perantauan, akan sangat sulit untuk berhubungan keluarga, karena itu kita bisa terbantu dengan mengikuti asuransi.
    Sinarmas
    Banyak sekali perusahaan asuransi yang bisa kita ikuti. Salah satunya adalah Sinarmas MSIG Life. Sinarmas MSIG Life menawarkan berbagai produk asuransi sesuai dengan kebutuhan kita. Selain berjaga-jaga pada hal-hal buruk, kita juga bisa berinvestasi melalui asuransi. :)
  7. Konsisten
    konsisten
    Dan yang terakhir adalah konsisten untuk melakukan hal-hal yang sudah saya sebutkan sebelumnya. Jika anda konsisten, bukan tidak mungkin keuangan kita akan aman per bulan, bahkan akan bertambah. Jadi, lakukan semua hal dengan benar, disiplin dan konsisten, maka hasilnya tidak akan mengecewakan kita.
Oke, cukup sekitan informasi yang dapat saya sampaikan. Saya juga akan berusaha mempraktekkan apa yang saya tulis. Semoga informasi ini dapat berguna bagi kita semua, khususnya para mahasiswa perantau yang tingkat kestabilan ekonominya rendah seperti saya. Terimakasih sudah mau membaca sampai kalimat ini, mohon maaf apabila ada kesalahan atau kekurangan pada diri saya, artikel ini maupun blog ini. Sekian,

Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh...


Sumber gambar : merdeka.com, futuready.com, suarakarya.id, talentgarden.org, careerealism.com, sinarmasmsiglife.co.id, agastyapandu.com

Seorang laki-laki yang tidak sempurna, namun ingin menyempurnakan orang lain, dan ingin selalu membahagiaan kepada teman, sahabat dan orang lain yang ia sayangi.

► Gunakanlah akun terdaftar untuk berkomentar.
► Berkomentarlah yang Relevan, Santun dan Bijaksana.
► Dilarang menggunakan (link) aktif / hidup!.
► Tambahkan satu spasi didepan kode emo dan gunakan kode emo standar untuk menyisipkan emo.

Khusus untuk membalas komentar, disarankan menggunakan tombol Balas di samping komentar terkait, agar komunikasi lebih terstruktur. Karena mungkin, apa yang Anda tanyakan/katakan saat ini akan sangat bermanfaat bagi pembaca lain.

Emo Emo
Batal